Assalamualaikum semuanya, kali ini saya Akbar Rizki akan menuliskan pengalaman Company Visit dalam rangka matakuliah Kewirausahaan ke Pusat Riset Kopi dan Kakao Indonesia. Pusat Riset kopi dan kakao ini didirikan pada 1 Januari 1911 dengan nama waktu itu Besoekisch Proefstation. Setelah mengalami beberapa kali perubahan baik nama maupun pengelola, saat ini secara fungsional Puslitkoka berada di bawah Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Departemen Pertanian Republik Indonesia, sedangkan secara struktural dikelola oleh Lembaga Riset Perkebunan Indonesia – Asosiasi Penelitian Perkebunan Indonesia (LRPI – APPI).
Puslitkoka adalah lembaga non profit yang memperoleh mandat untuk melakukan penelitian dan pengembangan komoditas kopi dan kakao secara nasional, sesuai dengan Keputusan Menteri Pertanian Republik Indonesia No. 786/Kpts/Org/9/1981 tanggal 20 Oktober 1981. Juga sebagai penyedia data dan informasi yang berhubngan dengan kopi dan kakao.
Sejak berdiri pada tahun 1911, Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia berkantor di Jl. PB. Sudirman No. 90 Jember. Namun mulai 1987 seluruh kegiatan/operasional dipindahkan ke kantor baru berlokasi di Desa Nogosari, Kecamatan Rambipuji, Jember berjarak + 20 km arah Barat Daya dari Kota Jember. Pada tahun 2008 terakreditasi oleh Lembaga Sertfikasi KNAPPP dengan Nomor Sertifikat: 006/Kp/KA-KNAPPP/I/2008;
Sewaktu berkunjung , kami di sambut oleh jajaran manajemen dan staff pusat riset kopi dan kakao dan di beri pengarahan untuk melakukan tur keliling kebun kakao menggunakan mobil hias kakao. kala berkeliling , kami melihat banyak pohon kakao hasil persilangan dan juga rekayasa genetik untuk menghasilkan bibit kakao terbaik. selain ada kakao, juga terdapat rusa liar dan yang dibatasi oleh pagar agar tidak masuk ke kebun.
Sebetulnya, pusat riset ini memiliki 3 kebun, namun tersebar di jember, bondowoso, dan juga malang dan di tiga kebun tersebut ada yang khusus untuk kakao dan untuk kopi. untuk pendanaan sendiri, pusat riset kopi dan kakao tidak mendapat anggaran dari apbn maka dari itu, harus mencari pendapatan sendiri.
Pusat Riset kopi dan kakao Indonesia memiliki pabrik produksi coklat, kopi dan juga outlet coklat yang mengusun brand "Vicco" yang merupakan dari Village Cocoa.




